{"id":93,"date":"2026-06-29T06:10:05","date_gmt":"2026-06-29T06:10:05","guid":{"rendered":"https:\/\/humasprotokol.baliprov.go.id\/?p=93"},"modified":"2026-06-29T06:10:05","modified_gmt":"2026-06-29T06:10:05","slug":"peringatan-harganas-ke-33-tahun-2026-pemprov-bali-tekankan-pentingnya-peran-ayah-dalam-membangun-generasi-berkualitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/humasprotokol.baliprov.go.id\/?p=93","title":{"rendered":"Peringatan Harganas ke-33 Tahun 2026, Pemprov Bali Tekankan Pentingnya Peran Ayah dalam Membangun Generasi Berkualitas"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">DENPASAR \u2013 Pemerintah Provinsi Bali memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 dengan menekankan pentingnya peran ayah dalam keluarga sebagai fondasi utama pembentukan generasi yang cerdas, sehat, dan berkualitas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peringatan Harganas ke-33 yang berlangsung di Lapangan Kantor Gubernur Bali, Senin (29\/6), dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bali, Luh Ayu Aryani, yang membacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga\/BKKBN RI, Dr. Wihaji.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tema &#8220;Ayah Wajib Hadir&#8221; Jadi Sorotan Harganas 2026<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada peringatan tahun ini, Harganas mengusung tema &#8220;Ayah Wajib Hadir&#8221;. Tema tersebut menegaskan pentingnya keterlibatan aktif seorang ayah dalam mengasuh, mendidik, melindungi, dan mendampingi tumbuh kembang anak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kehadiran ayah tidak hanya dimaknai secara fisik, tetapi juga secara emosional, psikologis, dan sosial dalam kehidupan keluarga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang memiliki peran strategis sebagai pondasi utama pembangunan bangsa,&#8221; ujar Luh Ayu Aryani saat membacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga\/BKKBN RI.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tiga Pilar Utama Pembangunan Keluarga<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam sambutannya, Menteri Wihaji menegaskan bahwa terdapat tiga pilar utama dalam pembangunan keluarga, yakni kesehatan, pendidikan karakter, dan ketahanan mental.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemerintah juga terus mendorong percepatan penurunan angka stunting melalui pemenuhan gizi seimbang sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) guna menciptakan generasi yang sehat dan mampu bersaing di masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, keluarga diharapkan menjadi tempat pertama dalam menanamkan nilai kejujuran, disiplin, kerja keras, cinta tanah air, serta membentuk karakter generasi muda yang adaptif, kreatif, dan kolaboratif.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Waspadai Fenomena Fatherless<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menteri Wihaji mengingatkan pentingnya kehadiran ayah dalam kehidupan anak guna mencegah munculnya fenomena fatherless, yakni kondisi ketika sosok ayah hadir secara fisik namun tidak terlibat secara emosional dalam pengasuhan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, anak yang kehilangan figur ayah berpotensi mengalami kerentanan emosional, kurang percaya diri, dan lebih mudah terpengaruh hal-hal negatif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Kita tidak boleh membiarkan anak-anak tumbuh dalam fenomena fatherless country,&#8221; tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Harganas Momentum Penguatan Delapan Fungsi Keluarga<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui peringatan Harganas, pemerintah berharap seluruh masyarakat semakin menyadari pentingnya keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penguatan delapan fungsi keluarga, yakni fungsi agama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, serta pembinaan lingkungan, diharapkan mampu menciptakan keluarga yang tangguh dan sejahtera.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peringatan Harganas sendiri ditetapkan setiap tanggal 29 Juni berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2014, yang bertepatan dengan momentum bangkitnya Gerakan Keluarga Berencana Nasional.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DENPASAR \u2013 Pemerintah Provinsi Bali memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 dengan menekankan pentingnya peran ayah dalam keluarga sebagai fondasi utama pembentukan generasi &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":94,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[8,7,19,14,21,23,9,10,13,24,22,12,15,17,20,11,25,16,18],"class_list":["post-93","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-ayah-wajib-hadir","tag-bkkbn","tag-delapan-fungsi-keluarga","tag-fatherless","tag-generasi-unggul","tag-harganas-bali-2026","tag-harganas-ke-33","tag-hari-keluarga-nasional-2026","tag-keluarga-berkualitas","tag-keluarga-indonesia","tag-ketahanan-keluarga","tag-luh-ayu-aryani","tag-menteri-kependudukan-dan-pembangunan-keluarga","tag-pembangunan-keluarga","tag-pemerintah-provinsi-bali","tag-pemprov-bali","tag-pengasuhan-anak","tag-stunting","tag-wihaji"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/humasprotokol.baliprov.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-29-at-11.15.50.jpeg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/humasprotokol.baliprov.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/93","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/humasprotokol.baliprov.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/humasprotokol.baliprov.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/humasprotokol.baliprov.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/humasprotokol.baliprov.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=93"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/humasprotokol.baliprov.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/93\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":95,"href":"https:\/\/humasprotokol.baliprov.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/93\/revisions\/95"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/humasprotokol.baliprov.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/94"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/humasprotokol.baliprov.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=93"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/humasprotokol.baliprov.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=93"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/humasprotokol.baliprov.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=93"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}